Ketika Bibir Tak Dapat Berbicara Maka Pikiranlah Yang Akan Menuangkannya dan Jari-jemarilah Yang Membuatnya Menjadi Nyata

Jumat, 17 Februari 2012

Bangga Jadi Ibu Rumah Tangga

aku menganggap pekerjaan rumah tangga hanyalah pekerjaan sederhana, karena bukankah menjadi ibu rumah tangga adalah fitrah wanita ? saya baru sadar ternyata pekerjaan rumah tangga itu sangat rumit. Seorang ibu tidak memiliki jam kerja tertentu artinya, tugasnya di mulai dari bangun tidur hingga tidur lagi, bahkan menjadi ibu rumah tangga, berarti banyak belajar, seperti belajar manajemen, baik manajemen rumah tangga, manajemen keuangan sampai manajemen qolbu. Lalu belajar pembukuan, dan kemudian belajar psikologi, baik psikologi anak maupun psikologi umum.
Bahkan untuk bisa mensyukuri nafkah dari suami kita harus punya bermacam-macam ketrampilan, seperti memasak  Belajar menjahit, berjualan… sampai ketrampilan memangkas rambut dari rambut anak sampai suamiku, nantinya, belum lagi makanan jajanan yang kita olah sendiri karena kalau beli di jalan pasti diragukan tingkat kebersihannya ya kan..

Ibu rumah tangga bisa dikatakan juga ratu rumah tangga sekaligus pekerja rumah tangga, manajer merangkap baby sitter, akuntan dan konsultan suami ku nantinya, pendidik sekaligus tukang ketik, penggagas sekaligus tukang pangkas, aku juga seorang pengobat sekaligus perawat, aku juga actor bagi anak2 ku takkala menggambarkan berbagai macam watak yang ada dalam cerita yang sedang kami bacaItulah karier ku nantinya menjadi ibu rumah tangga. ada kata-kata jahilku “ jika ibu-ibu rumah tangga meminta di berikan gaji, maka nilainya adalah satu milyar dollar pertahun. Sebuah nilai yang besar untuk budget sebuah Negara. Syukurlah ibu- ibu rumah tangga memberikan tenaganya dengan cinta maka tak perlu memusingkan Negara bukan ?
Aku sanggup bersusah payah menjalani karier rumah tangga, walau selalu di remehkan dan jarang mendapat pengakuan yang layak.. hanya karena aku sangat mencintai suami dan anak-anak ku yang di amanahkan Allah padaku. Dan yang lebih penting dari semua itu aku mendapat cinta dari yang maha pencipta. Allah Yang Maha Esa
Salam hormat buat ibu-ibu rumah tangga sejati. Karier mu sangat penting, dalam mempersiapkan generasi yang Cinta Allah, cinta Orang Tuanya, dan cinta negaranya. Dan gajimu, insya Allah kehidupan hakiki surgawi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar