Bahkan
untuk bisa mensyukuri nafkah dari suami kita harus punya
bermacam-macam ketrampilan, seperti memasak Belajar menjahit,
berjualan… sampai ketrampilan memangkas rambut dari rambut anak sampai
suamiku, nantinya, belum lagi makanan jajanan yang kita olah sendiri
karena kalau beli di jalan pasti diragukan tingkat kebersihannya ya
kan..
Ibu
rumah tangga bisa dikatakan juga ratu rumah tangga sekaligus pekerja
rumah tangga, manajer merangkap baby sitter, akuntan dan konsultan
suami ku nantinya, pendidik sekaligus tukang ketik, penggagas sekaligus
tukang pangkas, aku juga seorang pengobat sekaligus perawat, aku juga
actor bagi anak2 ku takkala menggambarkan berbagai macam watak yang ada
dalam cerita yang sedang kami bacaItulah karier ku nantinya menjadi ibu rumah tangga. ada kata-kata jahilku
“ jika ibu-ibu rumah tangga meminta di berikan gaji, maka nilainya
adalah satu milyar dollar pertahun. Sebuah nilai yang besar untuk budget
sebuah Negara. Syukurlah ibu- ibu rumah tangga memberikan tenaganya
dengan cinta maka tak perlu memusingkan Negara bukan ?
Aku
sanggup bersusah payah menjalani karier rumah tangga, walau selalu di
remehkan dan jarang mendapat pengakuan yang layak.. hanya karena aku
sangat mencintai suami dan anak-anak ku yang di amanahkan Allah padaku.
Dan yang lebih penting dari semua itu aku mendapat cinta dari yang
maha pencipta. Allah Yang Maha Esa
Salam
hormat buat ibu-ibu rumah tangga sejati. Karier mu sangat penting,
dalam mempersiapkan generasi yang Cinta Allah, cinta Orang Tuanya, dan
cinta negaranya. Dan gajimu, insya Allah kehidupan hakiki surgawi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar